Selingan Indah

Selingan Indah, Keluarga Utuh…

Sebagai seorang pimpinan yang membawahi banyak karyawan/ti, jelas hari-hariku sangat disibukkan dengan urusan kantor yang rasanya tidak pernah selesai, Rutinitas hidupku sebagai ayah 2 orang anak pun terasa sangat membosankan. meskipun kadang terselip kebahagiaan dibandingkan dengan pasangan lain yang sudah bertahun tahun berumah tangga namun belum dikaruniai anak..

Berawal dari kejenuhan itulah, aku mencoba mencari selingan-selingan indah namun keluarga tetap utuh. Dan orang sering menyebutnya SELINGKUH. Namun aku sangat hati-hati dalam hal ini, Memang anak buahku banyak wanita dan bisa saja dengan powerku sbg atasan mengajak mereka jalan, namun resikonya terlalu tinggi, karena aku yakin pekerjaanku akan terganggu.

Sedangkan untuk Jajan dengan PSK aku sama sekali tidak punya keberanian, aku takut PMS khususnya AIDS yang sampai sekarang belum ada obatnya, Memang kalau dipikir-pikir susah sekali nyari partner untuk selingkuh, Umumnya wanita merasa RUGI jika selingkuh doang tanpa mendapatkan apa-apa meskipun nalurinya juga INGIN merasakan torpedo lain yang bkn punya suami/pacarnya.

Jika aku pacaran lagi dengan gadis atau janda, jelas akan mempengaruhi rumah tanggaku.. Akhirnya iseng-iseng aku chatting. Sekali dua kali belum ada partner yang cocok, umumnya mereka gadis yang mengharapkan teman Pria bujangan, Aku sudah putus asa. rasanya sulit sekali mencari partner selingkuh, sampai pada suatu sore saat pikiran aku sedang pusing oleh pekerjaan aku chatting kembali dan memang rejeki ku sore itu.. Aku berkenalan dengan seorang wanita kantoran yang sudah nikah yang juga lagi suntuk, Awalnya pembicaraan berlangsung dgn sopan, selang beberapa menit seiring dgn keakraban yang terjalin, kami mulai bernai berbicara ke arah seks. Ternyata kami cocok, Perbedaan yang jauh antara aku dan Lina ( sebut saja namanya begitu ) malah membuat kami penasaran dan ingin menyatukan. Aku 30Thn dia 23 Thn, Aku punya anak 2, lina blm punya anak, Aku Chinese Kristen, Dia Jawa muslim, Aku putih, dia hitam manis katanya saat itu, Aku 173Cm/73Kg dia hanya 155Cm/46Kg… tapi ada satu yang sama yaitu sekedar selingan dan berjanji tetap menjaga keutuhan keluarga dan memegang teguh rahasia.

Akhirnya setelah tukar-tukaran nomor HP, kami sepakat ketemu selepas jam kantor, sebelumnya kami sudah tukaran foto dulu lewat email, memang sekilas Lina berwajah manis sekali.. Pertemuan pertama di restoran fast food didaerah Cibubur, Dan diluar dugaanku Lina ternyata lebih cantik dari fotonya, aku agak minder juga, habis mukaku pas-pasan sih, untunglah Lina tidak mempersalahkannya, Malah dia bilang dia penasaran pengen main sama Chinese, Aku bilang sama saja Lin, Aku juga sunat kok. Selepas menyantap hidangan, dalam ferozaku Lina semakin akrab dengan aku, akhirnya dengan persetujuannya aku arahkan mobilku kearah Hotel berbentuk bungalow bernuansa alam didaerah Cibubur juga.

Didalam kamar, karena ini pengalaman pertamaku dan pengalaman pertama juga untuk Lina (Katanya) kami sempat canggung dan bingung untuk beberapa saat, Kami hanya menonton TV saja, aku kumpulkan seluruh keberanianku, aku peluk dia yang sedang asyik nonton tv dari belakang, Harum rambutnya merasuk ke hidungku dan membuat gairahku bangkit, Lina hanya mendesah lirih saat aku cium tengkuknya..

Perlahan tapi pasti akhirnya gairah kami terpancing, kami sudah saling melumat bibir dengan nafsunya, Satu persatu pakaian kerja lina terhempas ke lantai,, kini dalam keadaan hanya dengan dalaman saja kami terus saling memberikan rangsangan, pengalamanku dengan istri dan mungkin juga pengalaman lina dengan suaminya membuat cumbuan kami semakin mantap..

Memang lina lebih hitam sedikit dariku, namun kulitnya halus sekali, Aku rebahkan tubuhnya di ranjang, kini dengan lidah dan kedua jariku aku manjakan tubuh lina dengan sentuhan dan jilatan di tempat-tempat yang membawa birahinya naik, centi demi centi kunikmati kehalusan kulit tubuhnya,, tidak ada tempat yang terlewat dari cumbuanku, mulai dari ujung kepala, kening, hidung,bibir,leher,perut paha bahkan jari-jarinya.. dan pada saat buah dadanya yang masih kencang aku jilat putingnnya lina mendesah semakin kencang.. .apalagi saat lidahku yang hangat menyelimuti klitorisnya yang semakin membengkak.. lina meremas rambutku menekan kepalaku adar lebih dalam ke vaginanya,, Kebetulan vagina lina wangi sekali, Aku semakin betah memainkan lidahku dalam vaginanya, Vagina lina sudah banjir dengan cairan kewanitaaannya bercampur dengan liurku, sementara tanganku pun tidak mau diam, jari-jariku asik memelintir halus kedua putingnya,, akhirnya lina tak tahan sendiri,, kedua pahanya yang gempal menjepit kepalaku keras,, lina orgasme sebelum bertempur.

Suasana hening sejenak.. Aku rebah disamping tubuhnya yang berkeringat.. “Kamu istirahat dulu deh, lin?” kataku Lina hanya tersenyum dan balas melumat bibirku, dan dengan sekali gerakan saja, tubuh lina seudah berada diatasku, kini lina balas mencumbuku, jari-jarinya yang halus mengusap-ngusap dadaku, kadang dgn nakalnya lina mencubit ujung dadaku, aku hanya mengerang nikmat. apalagi saat senjataku digenggam dan dikocok.. aku tak tahan. sambil mengocok senjataku lidah lina yang basah dan hangat menjilati dadaku,,, kadang ujung dadaku digigit dan hisap.. Bukan main rasa nikmat yang kuterima.. untunglah “siksaan” itu tidak berlangsung lama, saat pertahananku hampir jebol dengan lincahnya lina membimbing senjataku tepat didepan vaginanya.. Dan perlahan pantat lina yang montok turun seiring dengan masuknya senjataku dalam vaginanya. Sesaat lina diam.. mungkin menikmati saat saat pertama rongga kemaluannya dimasukki oleh senjata yang berbeda.. Akupun begitu.. Aku menarik nafas panjang menikmati liang vagina lina yang hangat dan sempit mencengkram senjataku..

Perlahan lina membuat gerakan indah, gerakan pinggulnya yang naik turun dan diseling dengan berputar membuat seluruh saraf di senjataku terasa semakin mengembang,, untunglah lina tidaklama,, hanya dalam tempo beberapa menit gerakannya semakin cepat dan sudah tak beraturan lagi.. Hawa penyejuk ruangan tak mapu lagi menghilangkan keringat yang menetes ditubuh kami, akhirnya aku merasakan kedutan halus di batang senjataku.. Gigi gigi lina menancap kuat didadaku, untunglah tidak sampai bedarah.. tapi aku sudah tidak sempat lagi mikir itu.. kenikmatan yang aku terima di senjataku serasa mau pecah.. Aliran darahku terasa mengalir sangat cepat.. tapi aku masih ingat sesuatu.

“Aku keluarin didalam ya.. Lin? Tanyaku Lina hanya mengangguk.. akhirnya berbarengan dengan anggukan lina, aku semprotkan lahar hangat ke dalam rahim lina, dan untungnya mengetahuiku aku orgasme lina masih menggoyangkan pinggulnya dengan sisa-sisa tenaganya..

Kami saling pandang dan diam menikmati sisa-sisa kenikmatan yang baru kami raih.

Tapat jam 7 malam, kami check out dari hotel setelah berjanji akan bertemu lagi dilain waktu..

Namun sekarang setekah beberapa kali bermain dalam lautan kenikmatan, Lina terkesan mencoba menghindar dariku,, Setelah aku Tanya dengan jujur dia katakan bahwa dia takut hubungan ini berlanjut dengan perasaan dan membahayakan Keutuhan keluarga,, Karena sejak kenal aku dia berani mengalahkan kepentingan keluarga untuk berlayar dalam kenikmatan bersamaku.. Aku hanya terdiam, karena aku juga merasa sependapat dengannya, Pernah kami sampai lupa waktu.. Jam 9 malam baru check out.. Jelaslah orang rumah jadi kuatir meskipun sudah diberi kabar. tapi ada hal positif yang aku alami bersama lina, sejak aku tidak setia aku jadi merasa berdosa thdp anak istri, dan efeknya aku semakin sayang dgn anak istriku karena perasaan bersalah itu.

Lina. Bagaimanapun juga kita tidak boleh melupakan semua ini.. Aku tetap menunggu kamu meskipun semakin jarang,jarang.. dan jarang.. Dan untuk istriku dan suami Lina, maafkan kami, SUNGGUH kami sama sekali tidak ada maksud menyakiti kalian, kami hanya sekedar FUN.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: