Hutan Sesat Membawa Nikmat

Hutan Sesat Membawa Nikmat

Kejadian berawal saat Niken berlibur disebuah pegunungan bersama Yani,Tutik saat melintasi pinggiran sebuah hutan yg sepi mereka berpapasan dengan 2 lelaki pencari kayu bakar,saat mereka bertemu Ken sudah merasa tidak nyaman,mata keduanya meandang seakan hendak menelan bulat2 ketiga gadis tsb,apa yg ditakutkan Ken akhirnya terjadi saat berada disebuah tempat yg sepi mereka menyergap ketiga gadis itu Ken diikat tangan dan kakinya sedang yani dan tutik langsung ditelanjangi, parmin mengerjai yani sedang durno mengarap tutik, tubuh tutik dibaringkan diatas rumput kedua kakinya terpentang lebar dan tanpa ampun lagi durno langsung memperkosa tutik, tutik merintih lirih saat penis lelaki itu menyentuh dinding rahimnya durno terus bersemangat menyetubuhi tutik mulutnya menghisap susu tutik dengan rakus,tubuh tutik mengeliat-geliat menahan sodokan nafsu durno “ahss……… pakkk………… ouhj………. nikmmmmmat.” erang tutik dengan nafas tersengal-sengal maki n lama sodokan durno makin brutal sampai akhirnya tutik mencapai orgasmenya tutbuhnya melenting hebat sambil mengerang panjang lalu terkapar lemas durno pun tak lama kemudian mengalami hal serupa sambil meremas erat susu tutik lelaki itu menyemburkan spermanya kerahim tutik “aakh… nikmat. non.” erang durno puas, semantara tak jauh dari situ parmin menikmati hisapan mulut yani sambil meremasi payudara yani yg kecil tapi mengkal lalu parmin menyuruh yani menungging setelah meludahi anus yani parmin berusaha memasukkan penisnya kedalam anus yani yg sempit “aaaaaakkkkkkkkkkkkkkkhhhhhhhhhhhhhhhhk. sssakiiittttttttt………. pakkkk” yani menjerit waktu penis parmin mulai menyodok anusnya tak terasa airmata yani meleleh menahan rasa sakit yg amat, seumur hidup baru kali ini yani disodomi makin yani mengerang makin parmin bernafsu sambil mencengkeram pinggul yani parmin makin keras menyodomi gadis itu sesekali parmin meremas susu yani, lama lama yani mulai menikmati sodokan parmin dianusnya, gadis itu mengerang erang sembari meremasi susunya sendiri, parmin sendiri terus menyodokann penisnya sampai akhirnya spermanya muncrat keluar lelaki itu mencabut penisnya dan mengarahkan kewajah yani,sperma parmin membasahi wajah yani dan meleleh kepayudar gadis tersebut.
Setelah puas dg yani dan tutik kedua lelaki itu mengincar ken mereka mengikat yani dan tutik kesebuah pohon, usai mengikat kedua gadis tersebut parmin dan durno menghampiri ken, setelah melepas ikatan ken mereka membawa ken kebawah pohon, ken pasrah hanya pasrah saat parmin membuka kaosnya dan mecopot celana jeansnya,tubuh ken yg montok membuat kedua lelaki itu makin bernafsu mereka merebahkan ken diatas rumput,parmin menyingkap bh ken lalu mulutnya mulai menjilati puting susu ken sambil tangannya meremasi induk payudara ken yg montok sementara durno menjelajahi paha ken tangannya menarik tutrun celana dalam ken.jari tangan durno mulai meraba bibir vagina ken dan menusuk-nusuk dg lembut, mendapat rangsangan seperti itu tu buh ken langsung mengeliat sambil mengerang pelan.durno merentangkan paha ken lalu mulai menjilati bibir vagina ken dg rakusnya,”ahhh.uhhhhhhhhhh……….. asssssssssshhhhh…” erang ken makin menjadi,sedang parmin makin bernafsu menghisap-hisap buah dada ken. Tak lama kemudian durno merayap naik dia membuka lebar paha ken,terasa ujung kontol durno menyentuh vagina ken yg sudah basah “auhh….pakkk. pelannnnnnn”rintih ken lirih saat ujung kontol durnomelesak masuk didalam vaginanya.sesaat durno mulai menusuk-nusukkan kontolnya dg kuat.rasa nikmat menjalari tubuh ken membuat pinggulnya mengeliat mengikuti tusukan durno,ken benar-benar terbuai oleh tusukan durno matanya terpejam sambil mendesah-desah,”aakkkhh. ennnnnak… pakkkkkkk” desah ken tak tertahan,menit demi menit kejantanan durno makin dalam merobek vagina ken hingga membuat ken tak mampu lagi bertahan “pakkkkkk. oh.tekan. pakkkkkkkkaukkkkkkhh” jeritan panjang ken terdengar nyaring tubuh ken mengejang menahan orgasmenya yg hebat, tubuh ken terkulai lemas,tapi itu tak berlangsung lama sodokan durno yg terus menganyang vaginanya sekarang ditambah oleh pagutan parmin yg mulai melumat bibir ken sambil meremasi susu ken yg besar dan montok tsb,merasa tak puas menikmati ken parmin minta merubah posisi, durno ganti duduk diatas batu lalu ken merangkak kearah kontol durno yg sudah basah tsb,”isep ken” perintah durno segera ken mengulum kontol durno dg rakus. bersamaan dg itu parmin mulai mengosok-gosokkan kontolnya ke vagina ken lalu lelaki itu menusukkakn kontolnya ke vagina ken,ken mendesis erotis tubuh jadi binal merasakan 2 kontol yg mengerjainya, batang durno dilumatnya dg binal, “non.. aku.. udah.. gak.. tahan… arghhh” erang durno selang beberapa saat durno memuntahkan pejunya kedalam mulut ken “isepp..non..telann..” ken yg sudah bernafsu menelan pejuh itu bulat-bulat.
Sesaat kemudian durno meninggalkan mereka, dia menghampiri tutik dan yani lalu durno mengesek-gesekan kontolnya kewajah yani, sementara parmin terus menyetubuhi ken dg posisi menungging hujaman parmin membuat ken merintih rintih, apalagi ibu jari parmin ikut menusuk anus ken, “ough.. pakk.. yg… kerass… mmmpphh.. ssshhh” ken mengerang-erang, saat asik-asiknya tiba-tiba parmin mencabut kontolnya, belum sempat ken mengucap kata gadis itu merasakan ludah parmin berceceran dilubng anusnya ditambah kontol parmin yg mulai mengosok lubang anusnya, ken baru sadarapa yga akan terjadi lelaki itu ingin menyodominya, “pakk… jangan.. disitu… akkhh” parmin tak menghiraukan erangan ken tiba-tiba saj ken sudah merasakan kontol parmin menembus anusnya,perlahan namun pasti kontol parmin membelah anus ken dan tenggelam seluruhnya didalam anus ken yg masih sempit itu. “addddddddddddddd.. uuuuuuuuuuuuuuu.. hhhhhhhhhhhhhhhhhhh…… sakkiiiiiiiitttttttttt… ditambah sentakan kontol durno pada vaginanya akhirnya membuat ken me ncapai orgasmenya yg kesekian kali “aduhhhh……..pakkkkk…..sayya…… keluarrrrrrrrrrrrrr. aaaaaakkkkkjjjjjjjjsss”. tubuh ken mengejang dg hebat sebelum akhirnya terkulai lemas diantara himpitan kedua lelaki itu,melihat ken sudah orgasme kedua lelaki itu makin brutal memperkosa kedua lubang ken,dengan segenap tenaga mereka terus memacu ken bagai kuda tunggangan mereka. sampai akhirnya parmin mencabut kontolnya dari anus ken lalu lelaki itu bergerak mendekati yani dan tutik yg sedari terikat tak jauh dari tempat ken dikeroyok,dengan santainya parmin mencium yani sambil meremasi susu gadis tsb.sedang durno yg menguasai ken seorang diri membalik tubuh ken dan kembali menghujani vagina ken dengan sodokan penisnya yg besar,payudara ken bergoyang akibat hentakan durno yg brutal,sedang parmin kembali mengerjai tutik dan yani,kedua gadis itu dipaksa menungging lalu parmin mulai menyodokkan penisnya keanus tutik,tutik menjerit keras saat parmin mulai bergerak menyodomi anusnya sementara yani mengeliat-geliat akibat jari parmin yg mengocok vaginanya, kedua lelaki desa itu benar-benar melampiaskan seluruh nafsu mereka pada ketiga gadis cantik tersebut sampai pada satu titk mereka akan mencapai puncak,kedua lelaki itu bergerak serempak kearah ken,parmin lebih dulu menjejalkan penisnya kemulut ken,ken menghisap penis parmin sembari mengocok batang d urno “ah.. terus.. hisapp.. ken.. oukh.nikmat…”akhirnya parmin mencapai orgasmenya lelaki itu mencabut penisnya dari mulut ken lalu mendekati tutik parmin mengocok penisnya hingga akhirnya dia memuntahkan pejuhnya kedalam mulut tutik, tutik nyaris tersedak saat sperma parmin memenuhi mulutnya sebagian menyemprot kewajah dan payudaranya, demikian juga durno lelaki itu menjejali mulut yani dengan spermanya, yani dan tutik menahan sperma kedua lelaki itu dimulutnya lalu mereka bergerak mendekati ken yg masih terkulai lemas denga dibantu oleh parmin mereka membuka mulut ken lalu secara bergantian mereka meludahkan sperma itu kemulut ken,ken gelagapan menerima muntahan sperma dari mulut kedua temannya sampai akhirnya seluruh sperma itu berpindah kedalam mulut ken.dan dengan terpaksa ken menelan seluruh cairan itu durno dan parmin tertawa puas memandangi ketiga gadis cantik yg masih terkulai lemas.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 52 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: